Aku mencintaimu dalam lubuk kenangan
tersingkat di antara rel rel kesakitan
seandainya kita adalah sepasang keabadian
mungkin pemusnah raga takakan menghampiri.
Cinta terjebak macet
dalam rutinitas alam
merontokkan tubuh
pecah jadi kehampaan.
Ah masa, persatukanlah!
sebab aku ingin pengakhiran lebih indah
dari catatan singkat
episode gerimis.
Kuningan,10 Agistus 2017.

No comments:
Post a Comment